Rabu, November 04, 2009

Membekali Anak dengan Keterampilan Hidup



Keterampilan hidup adalah keterampilan yang dibutuhkan setiap anak untuk survive dalam pergaulan dan hidupnya. Keterampilan ini dapat membantu mereka untuk dapat memilih hal yang tepat dan menghindar dari situasi yang mungkin dapat menjatuhkan mereka; termasuk memperkuat pertahanan dan ketahanan mental anak yang membuat mereka resistan (terhadap tawaran narkoba) dan resilient (berkemampuan untuk bertahan) dalam menghadapi masalah hidup.

Untuk menjadi orangtua yang efektif di era kini, Anda perlu memasukan aspek pengajaran life skills atau yang dikenal dengan istilah ‘keterampilan hidup’ kepada anak. Yang termasuk di dalam keterampilan hidup ini saya bagi dalam tiga bagian besar, yaitu:

- Self-Improvement Skills: Keterampilan yang membangun diri anak (self-esteem, managing feeling/emotions, coping skills, decision making skills)

- Relational Skills : Keterampilan yang membangun hubungan antara anak dengan lingkungannya (assertion, handling conflict, building positive relationships)

- Lifelong Skills : Keterampilan yang membangun hidup dan masa depan anak yang bertujuan dan bermakna (goal setting, identifying talents/intelligence, the art to live meaningfully).

David Wilmes dalam bukunya Parenting for Prevention (1995) menyebutkan beberapa metode untuk mengajarkan anak berbagai keterampilan hidup:

- Modeling adalah sangat penting bagi orangtua untuk menjadi teladan bagi anaknya. Sejak kecil anak memimik apa dan cara orang-tuanya hidup. Perkataan dan perbuatan jelas akan lebih ‘berbicara’ dibanding hanya memberikan nasihat. Bagaimana orangtua mengamalkan keterampilan hidup yang dimilikinya membuat anak belajar dari apa yang dilihatnya dan bukan apa yang dedengarnya saja.

- Reinforcement adalah sebuah dorongan yang diberikan orangtua kepada anak saat si anak kedapatan melakukan hal yang baik, yang sesuai dengan harapan anda. Anda dapat memebrikan dorongan secara verbal (“Nak, kami bangga dengan kamu. Kamu bertanggungjawab dan melakukan semua pekerjaanmu dengan baik tanpa disuruh.”) atau nonverbal (memberikan acungan jempol, peluk atau sentuhan). Menurut Wilmes, “menangkap anak di saat berkelakuan baik” dan memberi mereka dorongan dan pujian adalah salah satu metode pengajaran yang sangat berpengaruh dalam perkembangan si anak.

- Consistency apa yang anda ajarkan, bagaimana anda hidup, bagaimana anda bereaksi terhadap perbuatan anak dan peraturan yang telah disepakati adalah hal-hal yang orangtua harus lakukan secara konsisten. Jika tidak, hal ini akan membingungkan anak dan mengurangi rasa amannya.

- Practice. Practice.Practice Beberapa ahli pendidikan mengatakan life skills perlu dipelajari dan dilatih dalam suasana yang berisiko rendah (dalam suasana rumah/keluarga) dalam rangka mempersiapkan anak untuk mempraktikkannya di lingkungan mereka yang sebenarnya, seperti di sekolah dan dalam lingkungan pergaulannya. Uji coba life skills dalam “lab rumah” ini dapat meningkatkan kepercayaan diri anak dan mempertajam keterampilan mereka ini untuk menghadapi situasi yang sebenarnya di luar.

- Make rooms for mistake Sama seperti belajar naik sepeda, jatuh adalah hal yang lumrah.Pastikan anak anda merasa aman untuk berbuat kesalahan. Kesalahan ini sebenarnya dapat diminimalkan melalui latihan-latihan di atas. Jika anak melakukan kesalahan, upayakan kita tidak langsung’menerkam’mereka karena ini akan membuat mereka takut. Pada saat mereka takut, mungkin kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan tersebut bisa hilang sama sekali dan bisa jadi mereka akan menjadi ekstrem. Sampai mereka dapat misalnya membuat keputusan atas dasar pertimbangan yang baik, orangtua diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan sebagai pembimbing di saat anak membutuhkan nasihat.

- Patience Tidak ada kata lain yang tepat untuk orangtua dalam hal mendidik anak. Kesabaran merupakan kunci utamanya walau sering kali sangat sulit untuk dilakukan. Wilmes menganalogika kesabaran seperti otot, semakin dilatih, semakin kuat.

sumber : Veronica Colondam & Pelangi


Read More / Selanjutnya....

Sabtu, Oktober 10, 2009

Curi Hati Pasangan Anda

Curi Hati
Kesibukan kerja yang padat menjadikan waktu berkualitas yang harus tetap terjaga antara Anda dan pasangan berkurang, bahkan tak ada sama sekali. Jika sudah demikian, tegangan tinggi pun akan mewarnai kehidupan sehari-hari dalam suatu hubungan yang terjalin. Bahkan rumah pun jadi tempat beradu argumen.

Hasilnya? Tentu hubungan Anda akan berjalan tak harmonis. Nah, berikut ini sejumlah tips yang bisa Anda lakukan dalam melakukan aksi mencuri waktu si dia:

1. CARI TAHU JADWALNYA
Terkadang, jika sibuk Anda tak peduli lagi terhadap jadwal keseharian yang dimiliki pasangan. Kenali dan hafalkan kegiatan pasangan setiap harinya. Sandingkan dengan jadwal Anda. Lalu, cobalah mencari kegiatan yang sama, misalnya olahraga bersama atau bertemu klien di mal atau kafe yang sama sambil makan siang, sehingga Anda bisa tetap hangat bertemu dengannya. Buatlah janji-janji kecil dengannya di tengah kesibukan Anda untuk bersua di luar kantor.

2. "JUST ONLY BOTH OF YOU", Dating Berdua.
Buatlah jadwal sesekali untuk meluangkan kegiatan berdua, seperti makan malam bersama di rumah, masaklah makanan spesial kesukaannya. Bila ingin meringkas waktu lagi, bertemulah untuk makan malam berdua sepulang kantor atau di tengah aktivitas, di sebuah restoran yang penuh kenangan bagi Anda berdua.

3. CUTI BERSAMA
Buatlah cuti bersama di suatu waktu. Aturlah jadwal yang cocok bagi Anda berdua. Tak perlu cuti terlalu lama, cukup luangkan 1-2 hari saja untuk melepas stres. Jika bisa cuti lebih lama, memang akan lebih baik untuk Anda berdua. Cari tempat yang romantis bagi anda berdua.

4. NGOPI YUK!
Pekerjaan yang menumpuk dan urusan klien yang belum beres hingga malam hari sering membuat Anda kehilangan waktu untuk diri sendiri. Maksimalkan waktu untuk bisa bertemu dengannya di kafe-kafe atau tempat ngopi. Gunakan untuk saling bercerita kisah sepanjang hari itu secara ringan. Jangan sesekali membicarakan masalah berat di saat-saat seperti ini karena dapat merusak suasana dan mood santai yang terbangun di antara Anda berdua.

5. SEMOBIL BERDUA atau SEMOTOR
Bila kebetulan jarak antara kantor Anda dan si dia berdekatan atau searah, mengapa Anda tak memanfaatkan waktu berangkat ke kantor bersama-sama, begitu juga sepulang dari kantor?
Gunakan kesempatan ini untuk berbincang-bincang sejenak mengenai hal-hal yang ringan. Ciptakan suasana santai dan menyegarkan melalui topik-topik menarik dari pembicaraan Anda.
Dan dengan semotor atau berboncengan akan lebih erat terjalinnya emosional anda dengan berpegangan erat di lingkar pingang pasangan anda dari pasangan si pengemudi tersebut.

6. CHATTING
Gunakan sebentar waktu makan siang Anda untuk ngobrol bersama pasangan dengan menggunakan sarana chatting di internet. Cukup 5-10 menit, lalu lanjutkan aktivitas makan siang Anda bersama klien atau rekan kerja.
Nah, sudah siapkah Anda menjadi "pencuri" hati yang ulung? Selamat mencoba!



Sumber:kompas


Read More / Selanjutnya....

Jumat, Oktober 02, 2009

Sejarah Batik ( Indonesia Batik History )





Batik berasal dari bahasa Jawa "amBa" yang berarti menulis dan "niTik". Kata batik sendiri meruju pada teknik pembuatan corak - menggunakan canting atau cap - dan pencelupan kain dengan menggunakan bahan perintang warna corak "malam" (wax) yang diaplikasikan di atas kain, sehingga menahan masuknya bahan pewarna. Dalam bahasa Inggris teknik ini dikenal dengan istilah wax-resist dyeing. Jadi kain batik adalah kain yang memiliki ragam hias atau corak yang dibuat dengan canting dan cap dengan menggunakan malam sebagai bahan perintang warna.
Secara historis berasal dari zaman nenek moyang yang dikenal sejak abad XVII (abad 17) yang di tulis pada daun lontar, yaitu dari corak corak lukisan binatang dan tanaman.
Kemudian lambat laun beralih kemotif abstrak yang menyerupai awan, relief candi,wayang beber dan sebagainya. Teknik ini hanya bisa diterapkan di atas bahan yang terbuat dari serat alami seperti katun, sutra, wol dan tidak bisa diterapkan di atas kain dengan serat buatan (polyester). Kain yang pembuatan corak dan pewarnaannya tidak menggunakan teknik ini dikenal dengan kain bercorak batik - biasanya dibuat dalam skala industri dengan teknik cetak (print) - bukan kain
batik.

Sejarah pembatikan di Indonesian sejalan dengan perkembangan kerajaan Majapahit dan kerajaan sesudahnya.
Dalam perkembangannya batik banyak dilakukan pada masa masa kerajaan Mataram, kemudian pada masa kerajaan Solo dan Yogyakarta.

Foto berikut saat aku berada di Yogyakarta dan mengetahui cara proses pembatikan itu sendiri secara langsung.
Kesenian batik merup
akan kesenian gambar di atas kain untuk pakaian merupakan salah satu kebudayaan keluarga raja-raja Indonesia pada masa lalu. Batik dikenakan bagi keluarga raja di dalam keraton serta para pengikutnya.
Oleh karena banyaknya pengikut kerajaan yang dari luar keraton, maka kesenian batik ini terbawa sampai keluar keraton kerajaan dan di buat tempatnya masing-masing.

Bahan pewarna yang digunakan di peroleh dari hasil tumbuh-tumbuhan asli Indonesia, antara lain pohon mengkudu, pohon tinggi, pohon soga, pohon nila. dan sodanya dibuat dari soda abu, garamgnya dari tanah lumpur.

Batik tersebut dikerjakan dengan tangan atau meulis pada kain sampai awal abad ke XX (abad 20). Kemudian setelah selesai perang dunia I sekitar tahun 1920 dikenal batik Cap (stamp).
Saat ini batik bisa ditemukan di banyak negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, India, Sri Lanka, dan Iran. Selain di Asia, batik juga sangat populer di beberapa negara di benua Afrika. Walaupun demikian, batik yang sangat terkenal di dunia adalah batik yang berasal dari Indonesia, terutama dari Jawa.

Tradisi membatik pada mulanya merupakan tradisi yang turun temurun, sehingga kadang kala suatu motif dapat dikenali berasal dari batik keluarga tertentu. Beberapa motif batik dapat menunjukkan status seseorang. Bahkan sampai saat ini, beberapa motif batik tadisional hanya dipakai oleh keluarga keraton Yogyakarta dan Surakarta.

Batik merupakan warisan nenek moyang Indonesia ( Jawa ) yang sampai saat ini masih ada. Batik juga pertama kali diperkenalkan kepada dunia oleh Presiden Soeharto, yang pada waktu itu memakai batik pada Konferensi PBB.

UNESCO menunjuk batik Indonesia sebagai mahakarya warisan budaya manusia pada 2 Oktober 2009.

Pengukuhan batik Indonesia oleh UNESCO dilakukan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Hal ini telah ditegaskan oleh Menteri Ad-Interim Kebudayaan dan Pariwisata, Mohammad Nuh yang ditemui di Departemen Kominfo, Rabu (30/9/2009) lalu.

Soal batik yang menjadi hak milik resmi Indoensia ini, negeri Jiran yang juga mengklaim batik, Malaysia sebenarnya tidak tinggal diam. Mendengar UNESCO akan mengukuhkan batik sebagai warisan budaya Indonesia, Wakil PM Malaysia, Tan Sri Muhyiddin Yassin menyatakan pihaknya akan mempelajari keputusan UNESCO tersebut. Namun hingga detik ini belum diketahui apakah niat Malaysia tersebut berhasil.

Proses pengukuhan batik Indonesia cukup panjang. Berawal pada 3 September 2008 yang kemudian diterima secara resmi oleh UNESCO pada tanggal 9 Januari 2009. Tahap selanjutnya adalah pengujian tertutup oleh UNESCO di Paris pada tanggal 11 hingga 14 Mei 2009.

Delegasi Malaysia menjadi saksi di antara 114 negara itu. Negara yang beberapa kali mengklaim budaya Indonesia ini sepertinya tahu diri. "Sebagai delegasi peninjau Malaysia ikut mengucapkan selamat setelah batik disahkan menjadi budaya Indonesia,"

Read More / Selanjutnya....

Kamis, September 17, 2009

Mohon Maaf Lahir Batin 1430H


Taqoballahu Minnaa Waminkum, Shiyamanaa Washiyamakum, Kullu ‘Amin Wa Antum Bikhoirin, Waja’alanallahu Waiyyakum Minal Aidzin al Faizin… Amin…

Ramadhan akan berakhir dan Syawal telah datang...
Hiruk pikuk seantero menghiasi panorama...
Hari yang dinanti telah tiba....
Iedul Fitri 1430H ku bersimpuh...

Mohon Maaf Lahir Bathin.....

Halal bi halal merupakan tradisi peleburan dosa dan saling memaafkan kesalahan antar sesama yang dilakukan umat islam di Indonesia dengan cara bersilaturrahim dan bersalam-salaman dengan keluarga, sanak-saudara dan sahabat. Tradisi halal bi halal hanya dilakukan di Indonesia dan konon pencetusnya adalah ulama’-ulama’ Jombang (KH. Wahid Hasyim & KH. Wahab Hasbullah, red).

Penghapusan salah dan dosa vertikal (hablu minallah) tlah dijanjikan, sekarang giliran kita melebur dosa antar sesama manusia (hablu minannaas) untuk menyempurnakannya.

Semoga di hari yang fitri ini kita dapat secara ihlas saling memaafkan, termasuk memaafkan diri sendiri, sehingga kita bersih dan siap melangkah yang lebih mantap dalam menuju sukses kita semua.


Read More / Selanjutnya....

Minggu, September 06, 2009

Supaya Tak Lagi Sakit Hati

Di dalam suatu hubungan, rasa sakit hati memang tak dapat dihindari. Dan rasa sakit hati ini terjadi pada bentuk komunikasi yang tak sempurna. Sakit hati yang menumpuk, suatu saat akan meledak menjadi kemarahan. Memiliki perasaan marah menunjukkan bahwa perasaan Anda telah disakiti dan harus segera dicari penyelesaiannya. Berikut ini beberapa saran untuk mengekspresikan kemarahan Anda secara pantas kepada pasangan:

1. MENGAMATI
Teliti, apakah kemarahan, rasa tersinggung, atau sakit hati Anda saat ini bertambah besar. Berapa lama Anda menyimpan perasaan yang mengganggu ini? Jika Anda marah kepada pasangan karena ia keluar malam bersama teman-temannya, mungkin masalah sebenarnya bukanlah itu, melainkan bagaimana Si Dia memberikan perhatiannya kepada Anda.

2. BERANI
Belajarlah untuk dapat bersikap berani. Jika Anda merasa sangat mudah terintimidasi, tuliskan perasaan Anda dan tunjukkan kepada pasangan.

3. JANGAN MENYALAHKAN
Jangan membuat pernyataan yang menyalahkan! Sebagian besar orang selalu memulai dengan pertanyaan yang paling merusak seperti, "Siapa yang benar dan siapa yang salah?" Kenyataannya, sebagian besar ketidaksepahaman didasari oleh interpretasi yang datang dari pengalaman pribadi, bukan karena kebenaran yang memang sudah terbukti.

4. MENDENGARKAN
Satu-satunya cara terbaik untuk mengatasi konflik adalah dengan menjadi pendengar yang baik untuk pihak lain. Sebagian besar orang hanya ingin didengar saja, dan hal ini merupakan bentuk dasar dari perasaan ingin diakui. Seringkali, solusi terjadi justru dari apa yang dibicarakan.

5. MENGUNGKAPKAN
Biarkan Si Dia mengutarakan perasaan sakit hatinya atau kesedihannya. Hal ini sangat baik karena bila tidak diungkapkan, perasaan marah dan sedihnya akan menumpuk dan membentuk dinding antara dirinya dengan Anda.

6. MENGAKUI
Bertanggung jawablah atas segala masalah yang Anda ciptakan, mau mengakuinya. Tanyakan pada diri Anda sendiri, "Bagaimana tindakan dan perkataan saya bisa mendukung terciptanya situasi seperti ini?"

7. TANGUNG JAWAB
Inilah langkah terakhir yang paling sulit dilakukan. Cari tahu, apa yang membuat situasi menjadi lebih baik di masa depan, dan apa yang dapat membuat situasi yang merusak tidak muncul lagi. Katakan pada pasangan, apa yang Anda perlukan darinya agar semuanya bisa menjadi lebih baik. Anda juga perlu bertanggung jawab atas apa yang perlu diperbaiki saat ini. Apakah hanya mendengar atau meminta maaf? Semua orang seringkali melupakan kedua hal itu

Sumber : Kompas
Read More / Selanjutnya....

Kamis, Agustus 20, 2009

Manajemen Produksi

Setelah kita mengetahui apa itu produksi di postingan yang lalu, kini mari kita masuk ke pembicaraan tentang isi dari produksi itu sendiri.

Dalam melakukan kegiatan produksi ada berbagai faktor yang harus dikelola yang sering disebut sebagai faktor – faktor produksi yaitu :
1. Material atau bahan.
2. Mesin atau peralatan.
3. Manusia atau karyawan.
4. Modal atau uang.
5. System atau Manajemen.

Dengan demikian manajemen operasi berkaitan dengan pengelolaan faktor – faktor produksi sedemikian rupa sehingga keluaran (output) yang dihasilkan sesuai dengan permintaan konsumen baik kualitas, harga maupun waktu penyampaiannya.


Sekilas telah disebutkan dari uraian di atas bahwa manajemen produksi operasi bertanggung jawab atas dihasilkannya keluaran (output) baik yang berupa produk maupun jasa yang sesuai dengan permintaan dan kebutuhan konsumen dengan kualitas yang baik dan harga yang terjangkau serta disampaikan tepat pada waktunya.

Bertitik tolak dari tanggung jawab ini maka ukuran kinerja suatu sistem operasi dapat diukur dari,
  1. Ongkos Produksi : Bila dikaitkan dengan tujuan suatu sistem usaha, maka ukuran kinerja sering diukur dengan keuntungan yang dapat dicapai, namun seperti diuraikan diatas bahwa sistem produksi hanyalah salah satu dari sub sistem yang ada dalam suatu sistem usaha, sehingga untuk mengukur seberapa besar kontribusi sistem operasi di dalam pencapaian keuntungan bukanlah hal yang mudah. Oleh sebab itu untuk mengukur kinerja sistem produksi diambil ukuran waktu operasi tertentu (biasanya dalam waktu satu tahun). Ongkos produksi ini meliputi semua biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan produk / jasa ketangan konsumen. Dengan ongkos produksi yang murah diharapkan bahwa produk / jasa dapat dipasarkan dengan harga yang dapat dijangkau oleh konsume.
  2. Kualitas Produk / Jasa : Kenyataan menunjukan bahwa konsumen tidak hanya memilih produk/jasa yang harganya murah namun juga produk/jasa yang berkualitas, oleh sebab itu baik buruknya suatu sistem produksi juga diukur dari kualitas produk/jasa yang dihasilkan. Ukuran kualitas produk yang dimaksudkan disini tentunya yang disesuaikan dengan selera konsumen bukan ukuran kualitas secara teknologi semata.
  3. Tingkat Pelayanan : Bagi konsumen untuk menilai baik buruknya suatu sistem produksi / operasi lebih dinilai dari pelayanan yang dapat diberikan oleh system produksi kepada konsumen itu sendiri. Berbicara mengenai tingkat pelayanan (service level) merupakan ukuran yang tidak mudah untuk diukur, sebab banyak dipengaruhi oleh faktor – faktor kualitatif, walaupun demikian beberapa ukuran obyektif yang sering digunakan antara lain : Ketersediaan (availability) dan kemudahan untuk mendapatkan produk / jasa.Kecepatan pelayanan baik yang berkaitan dengan waktu pengiriman (delivery time) maupun waktu pemrosesan (processing time).

Agar dapat dicapai kinerja sistem operasi diatas maka seorang manajer produksi / operasi dituntut untuk mempunyai sedikitnya dua kompetensi, yaitu :
  • Kompetensi Teknikal yaitu kompetensi yang berkaitan dengan pemahaman atas teknologi proses produksi dan pengetahuan atas jenis – jenis pekerjaan yang harus dikelola. Tanpa memiliki kompetensi teknikal ini maka seorang manajer produksi / operasi tidak akan mengerti apa yang sebenarnya harus diperbuat.
  • Kompetensi Manajerial yaitu kompetensi yang berkaitan dengan pengetahuan yang berkaitan dengan pengelolaan sumber – sumber daya (faktor – faktor produksi) serta kemampuan untuk bekerja sama dengan orang lain. Kompetensi ini sangat diperlukan mengingat penguasaan pengelolaan atas faktor -– faktor produksi serta menjalin koordinasi dan kerjasama dengan fungsi – fungsi lain yang ada didalam suatu unit usaha merupakan keharusan yang tak dapat dihindarkan.

Pengelolaan sistem produksi (manajemen produksi) akan melibatkan serangkaian proses pengambilan keputusan operasional, keputusan – keputusan taktikal bahkan keputusan strategis.
Secara umum ada 5(lima) jenis kategori keputusan esensial didalam manajemen produksi, yaitu keputusan yang berkaitan dengan :
  1. Proses Produksi : Keputusan yang termasuk dalam kategori ini pada prinsipnya berkaitan dengan penentuan wahana atau fasilitas fisik yang dipergunakan untuk terjadinya transformasi input menjadi produk / jasa. Keputusan yang dimaksud meliputi : Teknologi produksi, Type peralatan, Jenis proses dan aliran proses produksi, Tata letak fasilitas. Pada umumnya keputusan – keputusan yang diambil dalam kategori ini berdampak jangka panjang dan tidak mudah diubah dalam waktu yang singkat (long term strategic decision).
  2. Kapasitas : Keputusan – keputusan yang termasuk dalam kategori ini berkaitan dengan penentuan kemampuan sistem produksi untuk menghasilkan barang dalam jumlah dan waktu yang tepat. Dipandang dari sudut waktu dibedakan atas. Keputusan jangka panjang, antara lain penentuan kapasitas design sistem produksi, expansi kapasitas, integrasi vertikal, integrasi horisontal dsb, Keputusan jangka menengah, antara lain penentuan sub kontrak, penambahan mesin, rekrutasi tenaga kerja dsb, Keputusan jangka pendek, pada prinsipnya berkaitan dengan pengalokasian pendayagunaan sumber – sumber yang tersedia untuk menghasilkan barang yang diminta konsumen. Keputusan ini diantaranya adalah penjadwalan produksi (Scheduling & dispatching), pengaturan mesin dsb.
  3. Persediaan (Inventory) : Keputusan yang termasuk dalam kategori ini pada hakekatnya berkaitan dengan pengaturan material yang diperlukan untuk keperluan produksi, mulai dari pengaturan bahan baku, barang setengah jadi maupun produk jadi. Ditinjau dari segi permasalahan yang dihadapi, keputusan ini dapat dibedakan atas keputusan tentang operating system persediaan dan keputusan tentang policy persediaan.
  4. Tenaga Kerja : Mengelola orang merupakan pekerjaan terpenting yang perlu dibuat oleh seorang manajer mengingat tenaga kerja tidak hanya sebagai salah satu faktor produksi tetapi merupakan faktor penentu dari keberhasilan semua aktivitas didalam sistem produksi. Keputusan dalam kategori ini dimulai sejak proses seleksi karyawan sampai dengan pensiun. Adapun keputusan – keputusan rutin diantaranya penugasan karyawan, pengaturan lembur dan cuti, penggiliran kerja dan sebagainya.
  5. Kualitas Produksi : Manajer produksi bertanggungjawab atas kualitas dari barang / jasa yang dihasilkan, oleh sebab itu manajer produksi wajib untuk melakukan kegiatan – kegiatan agar produk / jasa yang dihasilkan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Dengan demikian sedikit banyak telah kita ketahui bagaimana sebenarnya produksi tersebut.

Read More / Selanjutnya....

Kamis, Agustus 13, 2009

Tentang Sistem Produksi

Sebenarnya tanpa kita sadari pekerjaan kita itu masuk ke golongan produksi atau tidak ya...?

Apakah produksi itu hanya digolongkan pada kegiatan pabrik saja...!!!

Memang benar sekali banyak pengertian produksi hanya dikaitkan dengan unit usaha fabrikasi yaitu yang menghasilkan barang nyata seperti permesinan, perabot, semen, elektronik dan lainnya, namun sebenarnya pengertian produksi bila ditelusuri akan semakin meluas cakupannya.

Produksi sering diartikan sebagai aktivitas yang ditujukan untuk meningkatkan nilai masukan (input) menjadi keluaran (output). Dengan demikian maka kegiatan usaha jasa seperti dijumpai pada perusahaan angkutan, asuransi, bank, pos, telekomunikasi, dan lainnya bisa digolongkan juga sebagai kegiatan produksi.

Ada sedikitnya 4 perbedaan pokok antara usaha jasa dan usaha pabrikasi, yaitu...

1. Dalam unit usaha pabrikasi keluarannya merupakan barang real sehingga produktivitasnya akan lebih mudah diukur bila dibandingkan dengan unit usaha jasa yang keluarannya berupa pelayanan
2. Kualitas produk yang dihasilkan dari usaha pabrikasi lebih mudah ditentukan standarnya
3. Kontak langsung dengan konsumen tidak selalu terjadi pada usaha pabrikasi sedangkan pada usaha jasa kontak langsung dengan konsumen merupakan suatu yang tidak dapat dielakkan
4. Tidak akan dijumpai adanya persediaan akhir di dalam usaha jasa sedang dalam usaha pabrikasi adanya persediaan sesuatu yang sulit dihindarkan

Secara garis besar transformasi produksi dapat diklasifikasikan :

A. Transformasi pabrikasi yaitu suatu transformasi yang bersifat diskrit dan menghasilkan produk nyata. Suatu transformasi dikatakan bersifat diskrit bila antara suatu operasi dan operasi yang lain dapat dibedakan dengan jelas seperti dijumpai pabrik kendaraan bermotor dan elektronik pada umumnya.

B. Transformasi proses yaitu suatu transformasi yang bersifat continue dimana diantara operasi yang satu dengan operasi yang lain kurang dapat dibedakan secara nyata, seperti dijumpai pada pabrik pupuk dan semen.

C. Transformasi jasa yaitu suatu transformasi yang tidak mengubah secara fisik masukan menjadi keluaran. Dalam hal ini secara fisik keluaran akan sama dengan masukan, namun transformasi jenis ini akan meningkatkan nilai masukannya, misalnya pada perusahaan angkutan. Sistem transformasi jasa sering disebut sebagai system operasi.

Ditinjau dari kedatangan konsumen dan jumlah yang diminta, transformasi produksi dapat dibedakan atas :

1.Job Order, transformasi produksi bekerja bila ada pesanan saja. Jumlah pesanan relatif tidak terlalu besar dan jenis produk yang dipesan beraneka ragam sesuai dengan permintaan konsumen.

2. Flow Order, transformasi produksi akan selalu bekerja baik ada pesanan maupun tidak. Jumlah pesanan biasanya relatif besar dan jenis produksinya standar.
Flow shop dapat dibedakan atas :
- Flow line/batch
- Assembly line dan
- Final line

3. Project Order, adalah bentuk spesial dari transformasi produksi dimana hanya ada satu atau beberapa pesanan yang spesifik dari konsumen.

Nah sudahkah kita mengerti tentang bidang pekerjaan yang kita jalankan saat ini.....??

Read More / Selanjutnya....

Jumat, Agustus 07, 2009

Memory kapasitas 64 Gigabyte


Toshiba berencana akan menjadi yang pertama untuk menghadirkan kartu SDXC ke pasar, dengan pengujian sampel dari versi 64GB dimulai pada bulan November ini dan akan diproduksi masal 2010.

SDXC backers berjanji kapasitas dan kecepatan transfer data untuk SDXC, yang penting untuk perangkat seperti kamera video yang dapat menghasilkan banyak menyimpan data pada tingkat yang berkelanjutan.

Tetapi pada awalnya, generasi baru dari Toshiba SDHC akan cocok dengan SDXC maksimum 60MBps data kecepatan membaca, dan maksimum 35MBps data kecepatan menulis, perusahaan akan mengumumkan menggunakan high-speed interface UHS104.
Tapi apakah Anda benar-benar membutuhkan kapasitas sebesar itu ?

Jadi, SD memiliki banyak momentum, dan generasi SDXC pasti memiliki potensi untuk terus melebihi harga CompactFlash sementara juga menjadi kompetitif dalam kapasitas dan kecepatan transfer data.

Dengan ukuran kecil dibandingkan dengan SD CompactFlash merupakan aset ketika mencoba memencet sebuah slot dalam komputer atau kamera. Tetapi beberapa fotografer profesional pasti akan sangat membutuhkannya.
Read More / Selanjutnya....

Kamis, Agustus 06, 2009

Award dari sahabat unuk mu sahabat


Setelah pulang dari Jum'at an baru buka blog dah dapat award nich dari seorang sahabat...thanx ya buat Krisbiatno
Dalam postingannya ini akan memberikan PR untuk mencantumkan link-link dibawah ini:
1. Akhi Rido Wahyudi
2. Imam setiawan
3. Senja
4. Deni (betawi)
5. Mas Doyok
6. Nophie's
7. Dedy Rahmat
8. Mlaty Ajah
9. Krisbiatno
10. Santai Disini Yuk

Segabai tanda persahabatan akan kuberikan kembali award ini kepada 10 temanku dibawah ini...
mereka adalah Basri, simple, Blekenyek, Nano, LindaNov, Eko Hero, Saung web, Risal, Hand1771, Genial

Sahabat yang menerima award ini tolong cantumkan 10 link diatas, hapus no 1 dan no 10 cantumkan link sahabat...
Terimakasih


Read More / Selanjutnya....

Senin, Agustus 03, 2009

Pesawatku yang malang...


Kembali terjadi pesawat Merpati Nusantara Airlines dengan nomor penerbangan MZ 9760D itu hilang kontak pada Minggu, pukul 10.28 WIT dalam penerbangan dari Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura, menuju Lapangan Terbang Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Menurut jadwal, pesawat itu seharusnya mendarat di Oksibil pukul 11.05 WIT.
Ampisibil merupakan check point terakhir, 6 kilometer sebelum Bandar Udara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang. Jadi sebenarnya pesawat itu sudah hampir sampai tujuan,” berada di Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura.

Direktur Utama PT Merpati Nusantara Airlines, Bambang Bhakti, membenarkan pesawat Twin Otter milik Merpati Nusantara Airlines yang hilang di Papua pada Minggu lalu, dan sudah ditemukan sekitar pukul 06.00 WIT 4 Agustus 2009 (Waktu Indonesia bagian Timur) di Ampisibil.

Menurut dia, pesawat Twin Otter itu ditemukan oleh Kapten Pilot Erick dari pesawat milik Associated Mission Aviation (AMA) yang tengah melintas di kawasan itu.

Masih banyak lagi daftar pesawat komersil seperti Garuda, Lion Air, Mandala Air, Adam Air, Batavia Air, dan Trigana Air yang berjatuhan karena human error atau technical problem lainnya, yang tidak sempat kami bahas kali ini.
Sungguh memprihatinkan dimana si penumpang ingin sampai tujuan bertemu sanak dan saudara, namun memang rejeki, jodoh, dan mati sang penciptalah yang mengetahuinya.

Klik : Informasi Pesawat jatuh dari Tahun 1937 ~ 2009

Berikut ini juga yang terjadi pada penerbangan pesawat TNI kita :

Pertama tahun 1991 Hercules TNI AU jatuh di daerah condet jakarta, sekitar 150 prajurit Pasukan Khas (Paskhas) TNI AU Gugur karena kecelakaan ini.
Ada juga yg gagal pendaratan ..wah kasian juga ya para prajurit kita tewas sebelum bertempur hanya karena kelalaian atau technikal error.

11 Maret 2008, helikopter latih TNI AU jenis Bell-47G Soloy buatan tahun 1976 jatuh di ladang tebu Desa Wanasari, Subang. Satu orang tewas dan satu orang luka berat.

26 Juni 2008, pesawat Cassa TNI AU A212-200 jatuh di kawasan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Akibatnya, 18 penumpang tewas.

Pada 6 April 2009 lalu, sebuah pesawat Fokker 27 TNI-AU jatuh di hanggar Lanud Hussein Sastranegara, Bandung, dan menabrak serta menghancurkan dua pesawat lainnya yang berada di dalam hanggar. Dua pesawat yaitu Draya Air MC 212200 dan Batavia Air Boeing 737, tertimpa pesawat tersebut. Akibat peristiwa itu, sebanyak 23 orang penumpang meninggal, terdiri dari 17 siswa penerbangan dan enam pengajar.

Kemudian pada 11 Mei 2009, sebuah pesawat Hercules jatuh tergelincir saat akan mendarat di Bandara Wamena, Papua. Dugaan awal kapal tersebut mengangkut logistik Pemilihan Legislatif 2009.

Saat ini kita telah saksikan lagi Pada 20 Mei 2009, pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara jatuh di permukiman penduduk di Desa Geplak, Kecamatan Karas, Magetan, Jawa Timur. .

12 Juni 2009, pesawat Heli Super Puma milik TNI Angkatan Udara terjatuh di Lapangan Udara Atang Sanjaya, Bogor, Jawa Barat. Akibatnya, dua dari tujuh penumpang meninggal dunia, sisanya mengalami luka berat.

Ini merupakan peristiwa jatuhnya pesawat milik TNI-AU, dalam kurun waktu Januari-Juni 2009
Apalagi mengingat buatan pesawat tersebut adalah buatan tahun 70an.

Semoga semua yang terjadi bisa kita ambil hikmahnya

Read More / Selanjutnya....

Komentar posting Santai Disini yuk ... !!! Terima Kasih.

Posting terkini